Thermal comfort 3: Personal factors

Personal factors

Setelah kita membahas topik tentang faktor lingkungan yang melingkupi temperatur, kelembaban udara dan kecepatan aliran udara pada Thermal comfort II sekarang kita lanjutkan pembahasan kita mengenai personal factors yang ikut juga mempengaruhi kenyamanan termal, diantaranya adalah metabolisme tubuh yang identik dengan aktifitas yang dilakukan dan clo yang merupakan jenis pakaian yang digunakan sebagaimana yang akan kita bahas berikut ini.

A. Metabolisme

Metabolisme merupakan proses pelepasan energi secara oksidasi dalam tubuh manusia yang mana tergantung pada kegiatan fisik. Biasanya, semua aktifitas fisik dirubah dalam bentuk panas dalam tubuh. Akan tetapi selama melakukan aktifitas fisik yang berat, perbandingan ini akan turun sampai 75%, sebagai contoh seorang yang pergi mendaki gunung, energi yang digunakan disimpan dalam tubuh dalam bentuk energi potensial, untuk mengetahui nilai Met untuk aktifitas tertentu dapat dilihat pada gambar 1 disamping kanan.

Metabolisme diukur dalam satuan Met (1 Met = 58.15 W/m2). Orang dewasa yang normal memiliki luas permukaan tubuh 1.7 m2. Seseorang yang dalam keadaan nyaman termal dengan aktifitas 1 Met akan mengalami kehilangan panas sebesar 100W. Metabolisme tubuh kita berada pada posisi paling rendah yaitu saat kita tidur (0.8 Met) dan paling tinggi pada saat kita melakukan aktifitas olah raga yaitu mencapai 10 Met. Beberapa contoh laju metabolisme dari aktifitas yang berbeda ditampilkan pada lampiran B. Nilai metabolisme untuk menyatakan kerja normal ketika sedang duduk di dalam ruangan seperti sekolah adalah 1.2, sedangkan aktifitas yang dilakukan oleh pekerja rumah tangga berkisar antara 2.5-3 Met. (Innova, 1999 :7)

Metabolisme merupakan pelepasan energi dari proses oksidasi dalam tubuh manusia yang dipengaruhi oleh aktifitas otot. Biasanya semua aktifitas dari otot dirubah kebentuk panas dalam tubuh.

                                                                                                               

B. Pakaian (Clo)

Gambar 2 Pakaian dengan harga Clo tertentu

Sumber : (Innova, 1999: 8)

Pakaian dapat mengurangi kehilangan panas pada tubuh. Oleh sebab itu pakaian diklasifikasi sesuai dengan seberapa besar kemampuan untuk mengisolasi panas dari tubuh. Satuan yang umum digunakan untuk mengukur isolasi dari pakaian adalah Clo, akan tetapi secara teknik digunakan satuan m2 0C/W               (1 Clo = 0.155 m2 0C/W). Skala Clo untuk orang yang tidak mengenakan pakaian adalah 0.0  dan untuk mengetahui nilai Clo untuk pakaian tertentu dapat dilihat pada gambar 2 dibawah ini.

Harga Clo dapat dikalkulasikan jika orang-orang berpakaian dan harga Clo masing-masing dari pakaian diketahui, sehingga harga Clo keseluruhan dapat diketahui dengan menjumlahkan masing-masing nilai dari pakaian yang digunakan sebagaimana diperlihatkan pada persamaan (1)  di bawah ini :

Icl= SIclu …………………………………………………………………………          (1)

dimana,

Icl = isolasi keseluruhan dari pakaian yang digunakan (m2 0C/W)

Iclu = isolasi perbagian dari pakaian yang digunakan (m2 0C/W) 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: