“Aku telah menahan amarahku”

Ada sebuah kisah yang dialami oleh Khalifah Harun Ar-Rasyid..

Pada suatu ketika, khalifah ‘Abbasiah yang menguasai dunia kejatuhan panci yang dibawa oleh seorang budak hingga ia basah kuyup. Hamba tersebut melihat raut wajah Khalifah yang memerah karena marah.

 

Budak tersebut berkata kepada Khalifah, ” Wahai Amirul Mu’minin,”….dan orang-orang yang menahan amarahnya (Ali Imran: 134)”.

kemudian khalifah menjawab, ” aku telah menahan amarahku.”

 

Budak tersebut kembali berkata, “…dan memaafkan (kesalahan) orang.” (Ali Imran: 134).

Khalifah kemudian menjawab,” aku telah memaafkan kesalahanmu.”

 

sekali lagi hamba tersebut berkata,”Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.”(Ali Imran: 134)

khalifah kemudian menjawab, ” Aku memerdekakanmu karena Allah.”

 

Begitulah kearifan dan kefahaman orang-orang pada masa dulu terhadap agama ini, bagaimana seandainya hal serupa itu terjadi pada pemimpin kita..pertanyaannya adalah kira-kira bagaimana reaksi darinya?! dan pertanyaan ini juga mesti kita tanyakan kepada diri kita masing-masing, semoga kita bisa mengambil ibrah dari setiap kejadian.

 

Hanya kepada Allah jua lah kita memohon dan berserah diri, supaya kita diberikan kefahaman untuk bisa mengaplikasikan setiap ajaran yang telah diturunkan melalui RasulNya dan kita bisa melatih diri untuk menjadi pribadi-pribadi yang sabar dalam menghadapi setiap kondisi dalam hidup ini. Amiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: