Idul Fitri

Hari Raya Idul Fitri adalah hari Raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Hari raya Idul Fitri ini adalah hari yang sangat dinanti-natikan kedatangannya oleh segenap pemeluk agama Islam di seantero dunia,  dimana setelah menjalankan ibadah puasa lebih kurang  selama 30 hari lamanya, tibalah saatnya merayakan hari kemenangan.

Hari Raya Idul Fitri disebut hari kemanangan karena pada hari ini orang-orang yang sungguh-sungguh dalam menjalankan berbagai amalan ibadah pada bulan Ramadan diibaratkan  kembali  menjadi fitrah, dan segala dosa-dosanya terampuni insya Allah.

Biasanya moment ini juga merupakan saat-saat pertemuan seseorang  dengan sanak keluarganya yang mana pada kesehariannya mereka tinggal terpisah satu sama lain.

Berikut saya akan sedikit bercerita tentang gambaran lebaran di Turki.

Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri masyarakat Turki sudah tampak sibuk  melakukan berbagai kegiatan untuk menyambutnya, seperti merapikan dan membersihkan rumah meliputi apakah itu tatanan barang di dalam rumah, ruang tamu, kamar tidur, dapur dan pekarangan sekitar halaman rumah lainnya. Tak jauh beda dengan di Indonesia masyarakat disini juga suka membuat beraneka ragam kue untuk menyambut lebaran.

Acara –acara televisipun tak mau ketinggalan, mereka menayangkan berbagai informasi berkisar sekitar penyambutan hari raya, di sana rame ditayangkan tentang info-info harga barang yang bisa dibeli dengan harga yang cukup terjangkau terutama barang-barang yang diperlukan untuk menyambut hari raya seperti pakaian dan  bahan sembako, pun jua acara-acara yang berkaitan dengan pelaksanaan shalat Eid dan lainnya.

Jalan –jalan diperkotaan juga mulai dipenuhi oleh berbagai spanduk yang bertemakan menyambut Hari Raya Idul Fitri, hal ini sudah menjadi kebiasaan bagi masayarakat di Turki. spanduk ini di pasang oleh berbagai partai-partai islam,   partai sekuler juga ikut ambil bagian dalam pemasangan spanduk ini  walau sebenarnya mereka tak menyukai islam namun pada kesempatan ini mereka ikut juga meneriakkannya, spanduk-spanduk ini juga dipasang oleh berbagai lembaga-lembaga masyarakat lainnya. Pada setiap spanduk yang dipasang mereka tak lupa mencantumkan nama partai atau nama lembaga mereka masing-masing.

Sehari sebelum shalat Eid masyarakat disini mengunjungi makam-makam keluarganya untuk berziarah dan berdo’a di sana. Dan pada malam sebelum hari raya Eid datang mesjid-mesjidpun rame dengan dikumandangkannya  takber menyambut Hari Raya.

Kebiasaan lainnya dikalangan masyarakat Turki juga sudah menjadi suatu hal yang lazim memberi ucapan selamat menyambut hari raya melaui sms, hal ini juga didukung oleh para operator seluler dengan menyediakan paket sms khusus yang bisa digunakan dengan tarif yang cukup terjangkau, hal ini sangat membantu masyarakat dalam mengirimkan sms sambutan hari raya pada saudara ,kerabat dan teman- teman mereka.

Pada Hari Raya Idul Fitri sehabis shalat subuh diadakan pengajian, kemudian beberapa saat kemudian setelah para jemaah memenuhi ruangan mesjid barulah dilaksanakan shalat Idul Fitri berjamaah, biasanya masyarakat yang mengikuti shalat Eid ini sangat banyak sehingga ruang mesjid tidak mencukupi dan sebagian jamaahpun menempati tangga-tangga dan halaman mesjid namun demikian shalat Eid tetap berjalan dengan hikmat dan khusyuk yang kemudian diteruskan dengan ceramah Idul Fitri yang disampaikan oleh salah seorang ulama disana.

Jauh beda dengan di Indonesia, masyarakat yang mengikuti shalat Eid boleh dibilang semuanya dikuti oleh jamaah laki-laki dan untuk jamaah perempuan sangat sedikit sekali hal ini kemungkinan depengaruhi juga oleh mahzab yang mereka anut.

Pada Hari Raya Idul Fitri tahun yang lalu Alhamdulillah saya mendapatkan udangan untuk merayakan Idul Fitri di Konya ini adalah tempat kelahiran abang angkat saya sekaligus tempat keluarga besarnya bertemu pada hari Idul Fitri.

Setelah melaksanakan shalat Eid, biasanya masyarakat di Turki pulang kerumahnya masing-masing. Beberapa saat kemudian mereka baru datang kerumah sanak saudaranya atau kerumah tetangga.

Pada satu kesempatan dihari raya saya diajak oleh abang angkat untuk bertamu kerumah tetangga, suasana penyambutannya begitu ramah dang hangat seolah-olah saya tidak diperlakukan sebagai orang asing namun saya merasa diperlakukan sebagai bagian dari keluarganya.

Ada hal yang menarik disini, saat kita berkunjung kerumah mereka biasanya setelah bersalaman, anak-anak mereka akan mebawakan para tamu berupa air wangi alami yang biasanya berasal dari jenis buanga-bungaan dan yang lainnya. Airnya sangat wangi,air ini biasanya dipercikkan ketangan-tangan para tamu, kemudian para tamu mengusapkan air tersebut kewajah atau kepakaian mereka.

Setelah itu kami disuguhi berbagai aneka kue yang kebanyakan terbuat dari coklat, kue-kue itu ditempatkan pada satu wadah dan dibawakan oleh anak-anak tuan rumah dan mereka membagikannya pada setiap tamu yang datang, sehingga para tamu tidak harus mengambil sendiri makanan tersebut.

Selain itu kami juga disuguhkan kue khas turki yang namanya Lokum kue ini mirip dengan dodol atau lebih tepatnya mirip dengan kue moci-moci yang  biasanya menjadi oleh –oleh khas daerah Sukabumi Jawa Barat, namun bedanya kue  Lokum ini memiliki warna yang beragam dan setiap kue yang berbeda warna memiliki rasa yang berbeda, ada rasa nenas, kacang, lemon dan lainnya.

Setiap tamu diminta untuk mengambil kue dengan jumlah yang cukup banyak, bahkan terkadang kue tersebut sampai memehuni kedua telapak tangan sehingga ada sebagian yang kami bawa pulang, hal ini harus dilakukan karena jika tidak dilakukan maka tuan rumah akan merasa terhina karenanya.

Selain itu ada juga kue khas turki lainnya yang biasa disebut Baklava kue jenis ini rasanya manis dan bentuknya hampir mirip dengan manisan. Rasanya tak kalah enak dengan kue lokum. Untuk melengkapi suguhan minuman sejenis teh pun tak lupa dihidangkan. Sembari menikmati suguhan kami ngobrol-ngobrol  satu sama lain.

Demikian sedikit cerita tentang lebaran di Turki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: