Jadikan pengharapan sebagai sebuah motifasi

Pada dasarnya, semua orang itu memiliki sebuah keinginan terhadap sesuatu dalam dirinya. Keinginan tersebut adakalanya menjadi sebuah pengharapan yang bisa menjelma sebagai kekuatan dan menjadi semangat dalam menjalani aktifitas kesehariannya.

Walaupun demikian, tidak jarang kita melihat bahwa pengharapan tersebut merupakan awal dari kehancuran, kemunduran dan juga kelemahan dari seseorang ketika yang diharapkan tidak kunjung datang ataupun datang, akan tetapi tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Mewujudkan sebuah pengharapan tidaklah semudah yang dibayangkan dan juga tidak semudah kita membalikkan telapak tangan. Akan tetapi membutuhkan keseriusan dan kesabaran untuk menggapainya. Tahapan yang akan dilalui oleh seseorang dalam merealisasikan pengharapan itu sendiri pastinya diiringi oleh berbagai persoalan dan tantangan yang membutuhkan  kemampuan dari pengharapnya.

Tantangan yang akan dihadapi biasanya sebanding dengan apa yang diharapkan. Kita boleh mengharapkan apa saja, namun harus dengan perhitungan yang tepat dan juga di sesuaikan dengan kapasitas kita masing-masing. Pengharapan tersebut memungkinkan untuk digapai ataupun tidak mungkin untuk bisa diwujudkan. Karena ada hal-hal yang mungkin untuk kita capai dan juga ada yang mustahil untuk kita capai. Paling tidak pada saat kita membuat pengharapan itu sendiri. Artinya ialah mari kita ukur dulu kapasitas kita. Akan tetapi ini tidaklah berarti bahwa harus menjadi orang yang pesimistis dalam hidup.

Namun, kita harus bisa lebih objektif dan realistis dalam memahami kehidupan ini. Setelah kita mengukur kemampuan, barulah dilanjutkan dengan tahapan lainnya, diantaranya dengan menentukan langkah-langkah yang strategis untuk merealisasikannya.  Disinilah biasanya dibutuhkan kesabaran yang cukup dalam menerapkan langkah-langkah yang sudah dirancang. Kalau tidak, sebagus apapun, sehebat apapun perencanaan yang sudah di buat tidak akan bisa di jalankan. Sehingga dengan sendirinya akan menjadi penyebab dari kegagalan dalam mewujudkan pengharapan itu sendiri.

Adakalanya juga menghadapi situasi dimana kita sudah menjalani langkah-langkah yang sesuai dengan yang direncanakan namun, masih juga belum bisa mewujudkan pengharapan itu. Adapun yang harus diperhatikan adalah mengevaluasi apa yang sudah kita lakukan. Apakah langkah-langkah tersebut sudah dijalankan dengan maksimal ataupun kita harus memperbaharuinya dengan langkah-langkah yang lebih efktif lagi.

Jadi, pengharapan itu merupakan sebuah motifasi bagi kita. Sehingga dia harus senantiasa dijaga supaya tidak hilang dari kehidupan ini. Walau seberat apapun masalah yang kita hadapi, akan tetapi tidak boleh berputus asa dan berhenti dalam menggapai apa yang kita harapkan.

2 responses

  1. Salam… na’am hal ini tidak lepas dari setiap kehidupan insan..

    Semoga Allah berolehkan kekuatan dan kesabaran pada kita semua dalam usaha mengapai apa -apa yang menjadi pengharapan kita.. insya Allah..

    Azhak Allah sinnaka …….

    jazak Allahu Khayran, Barak Allahu feekum..

    ———–

    1. wsalam..amiiin thax atas komennya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: